JAMBI — Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi menerima kunjungan pimpinan dan civitas akademika Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Mau’izhah Tanjung Jabung Barat dalam rangka memperkuat kerja sama dan membangun sinergi pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam.
Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi kedua institusi untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membahas berbagai peluang tindak lanjut kerja sama, khususnya dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia, peningkatan kualitas akademik, serta penguatan program studi.
Ketua Yayasan STAI Mau’izhah Tanjung Jabung Barat, Dr. Syafrudin, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Direktur Pascasarjana UIN STS Jambi beserta jajaran yang telah menerima dan menyambut kunjungan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa kedatangan STAI Mau’izhah Tanjung Jabung Barat salah satunya dalam rangka pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pascasarjana UIN STS Jambi. Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai program konkret yang memberikan manfaat bagi kedua institusi.
“Harapan kami, melalui kerja sama ini kami dapat belajar banyak dan memperoleh arahan serta masukan, khususnya untuk pengembangan program studi dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana UIN STS Jambi, Prof. Dr. Risnita, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan STAI Mau’izhah Tanjung Jabung Barat. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Pascasarjana UIN STS Jambi terbuka untuk membangun kolaborasi yang lebih luas dengan perguruan tinggi keagamaan Islam, termasuk dalam pengembangan kapasitas akademik dan sumber daya manusia.
Prof. Risnita juga memaparkan perkembangan Pascasarjana UIN STS Jambi, terutama dalam bidang sumber daya manusia dan akreditasi program studi. Saat ini Pascasarjana memiliki 11 program studi, terdiri atas dua program doktor dan sembilan program magister. Sejumlah program studi telah memperoleh predikat akreditasi unggul, termasuk Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam, Program Doktor Ilmu Syariah, Magister Ekonomi Syariah, Magister Pendidikan Bahasa Inggris, Magister Manajemen Pendidikan Islam, Magister Akidah dan Filsafat Islam, serta Magister Ilmu Syariah.
Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses pengembangan dan peningkatan mutu yang dilakukan secara berkelanjutan dalam beberapa tahun terakhir.
Selain itu, Pascasarjana UIN STS Jambi juga tengah mempersiapkan pembukaan sejumlah program studi baru, antara lain Program Doktor Studi Islam, Program Doktor Ekonomi Syariah, dan Program Magister Studi Islam. Apabila izin penyelenggaraan telah diterbitkan, jumlah program studi di Pascasarjana UIN STS Jambi akan bertambah menjadi 14 program studi.
Dalam konteks kerja sama dengan STAI Mau’izhah Tanjung Jabung Barat, Prof. Risnita menekankan pentingnya tindak lanjut yang nyata. Menurutnya, kerja sama yang telah dibangun harus diimplementasikan melalui berbagai kegiatan akademik dan kelembagaan yang saling menguntungkan.
Beberapa bentuk tindak lanjut yang dibahas antara lain pengembangan kompetensi dosen, peningkatan kualifikasi pendidikan, penyusunan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), pengembangan karier, serta optimalisasi pemanfaatan sistem dan tata kelola akademik.
Pascasarjana UIN STS Jambi juga membuka peluang bagi dosen dan tenaga akademik STAI Mau’izhah Tanjung Jabung Barat untuk melanjutkan pendidikan pada program magister maupun doktor sesuai dengan latar belakang akademik dan bidang keilmuannya.
Prof. Risnita berharap kerja sama tersebut dapat menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Kerja sama ini jangan hanya berhenti pada PKS secara tertulis, tetapi harus ada tindak lanjutnya,” tegasnya.
Lebih jauh, Direktur Pascasarjana UIN STS Jambi menyampaikan dukungannya terhadap perkembangan STAI Mau’izhah Tanjung Jabung Barat. Ia berharap STAI Mau’izhah dapat terus meningkatkan kualitas kelembagaan dan sumber daya manusia hingga mampu bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang semakin kuat dan berkembang.
“Kami sama-sama berada dalam satu organisasi di bawah Kementerian Agama. Karena itu, kami sangat mendoakan agar Mau’izhah dapat segera bertransformasi dan berkembang, sehingga pada saatnya nanti dapat memiliki program Pascasarjana sendiri,” ujarnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari berbagai program kolaboratif antara Pascasarjana UIN STS Jambi dan STAI Mau’izhah Tanjung Jabung Barat. Sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam, khususnya di Provinsi Jambi.
Dengan semangat kolaborasi dan penguatan sumber daya manusia, kedua institusi berkomitmen untuk terus membuka ruang kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengembangan kompetensi dosen, serta berbagai kegiatan akademik lainnya.





















