JAMBI – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar Yudisium dan Pelepasan Alumni Program Magister dan Doktor ke-29 Tahun 2026, yang dirangkaikan dengan tasyakuran atas berbagai capaian Pascasarjana, di Swiss-Belhotel Jambi, Jumat (21/8/2026).
Mengusung tema “Melangkah Bersama Perubahan: Komitmen Pascasarjana UIN STS Jambi dalam Mewujudkan Alumni yang Inovatif, Adaptif, dan Berdaya Saing Global”, kegiatan tersebut menjadi momentum pelepasan 142 alumni Magister dan Doktor sekaligus refleksi atas perkembangan dan capaian Pascasarjana UIN STS Jambi.
Kegiatan dihadiri Wakil Gubernur Jambi selaku Ketua Ikatan Alumni UIN STS Jambi, Rektor UIN STS Jambi Prof. Dr. H. Kasful Anwar Us, M.Pd., para Wakil Rektor, Ketua Senat, pimpinan universitas, para Dekan, pimpinan Pascasarjana, Ketua dan Sekretaris Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, Gugus Jaminan Mutu, pengelola jurnal, orang tua dan keluarga alumni, serta seluruh keluarga besar Pascasarjana UIN STS Jambi.
Direktur Pascasarjana UIN STS Jambi, Prof. Dr. Risnita, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa yudisium dan pelepasan alumni bukan sekadar seremoni akademik. Momentum tersebut menjadi penanda keberhasilan para mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan sekaligus awal untuk memasuki ruang pengabdian yang lebih luas.
“Yudisium dan pelepasan alumni merupakan momentum strategis yang menandai keberhasilan capaian akademik sekaligus awal dari pengabdian keilmuan dalam skala yang lebih luas,” ujar Prof. Risnita.
Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan zaman. Perkembangan teknologi, kecerdasan artifisial, serta perubahan sosial dan ekonomi menuntut perguruan tinggi untuk tidak hanya menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, tetapi juga alumni yang mampu membaca, merespons, bahkan menjadi penggerak perubahan.
“Inovatif berarti berani menghadirkan gagasan dan solusi baru. Adaptif berarti mampu menghadapi perubahan tanpa kehilangan arah. Sementara daya saing global berarti memiliki kemampuan untuk berdiri sejajar di berbagai ruang tanpa kehilangan identitas, nilai, dan karakter keilmuan,” jelasnya.
Kepada para alumni, Prof. Risnita berpesan agar tidak menganggap selesainya pendidikan sebagai akhir dari proses belajar. Setelah meninggalkan ruang kuliah, para alumni akan memasuki ruang pembelajaran yang lebih luas, mulai dari masyarakat, dunia kerja, lembaga pendidikan, pemerintahan hingga berbagai bidang pengabdian lainnya.
“Di sanalah kualitas keilmuan Saudara akan diuji. Bukan hanya melalui apa yang Saudara ketahui, tetapi melalui apa yang Saudara lakukan dan seberapa besar keberadaan Saudara mampu memberikan manfaat bagi orang lain,” pesannya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas serta menjadikan ilmu pengetahuan sebagai instrumen untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Pascasarjana UIN STS Jambi akan selalu menjadi rumah akademik bagi para alumni. Kami menantikan kontribusi, kolaborasi, dan berbagai keberhasilan Saudara di masa yang akan datang,” tambahnya.
Kebahagiaan pada Yudisium ke-29 semakin lengkap dengan dilaksanakannya tasyakuran atas sejumlah capaian Pascasarjana UIN STS Jambi. Salah satu capaian penting tersebut adalah keberhasilan tujuh program studi meraih predikat Unggul.
Menurut Direktur Pascasarjana, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan.
“Predikat Unggul bukan garis akhir, tetapi menjadi pengingat bahwa kepercayaan yang telah diraih harus terus dijaga melalui peningkatan kualitas secara berkelanjutan,” tegasnya.
Pada momentum yang sama, Pascasarjana UIN STS Jambi juga melakukan peluncuran tujuh jurnal program studi. Peluncuran tersebut menjadi bagian dari komitmen Pascasarjana dalam memperkuat ekosistem akademik, penelitian, dan budaya publikasi ilmiah.
Prof. Risnita menegaskan, Pascasarjana tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan, tetapi juga harus menjadi ruang lahirnya gagasan, penelitian, dan karya ilmiah yang memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan serta penyelesaian berbagai persoalan masyarakat.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, pimpinan program studi, Gugus Jaminan Mutu, task force, tim pengelola jurnal, serta seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi terhadap berbagai capaian Pascasarjana.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada orang tua dan keluarga alumni atas doa, dukungan, kesabaran, dan pengorbanan yang telah mengantarkan para lulusan menyelesaikan pendidikan.
Sementara itu, Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar Us, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh peserta yudisium yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pada jenjang Magister dan Doktor.
Rektor menyampaikan bahwa sebanyak 142 orang alumni mengikuti yudisium ke-29 dan selanjutnya akan mengikuti prosesi wisuda.
Menurutnya, keberagaman latar belakang dan usia para lulusan menjadi bukti bahwa semangat untuk menuntut ilmu tidak mengenal batas usia.
“Tidak ada kata terlambat untuk menuntut ilmu. Semangat belajar harus terus tumbuh dalam diri kita. Pendidikan adalah proses sepanjang hayat,” pesan Rektor dalam sambutannya.
Rektor juga mengapresiasi perkembangan Pascasarjana UIN STS Jambi dalam kurun waktu sekitar satu setengah tahun terakhir. Berbagai capaian berhasil diraih, di antaranya bertambahnya jumlah program studi berpredikat Unggul serta pembukaan program studi baru pada jenjang Magister dan Doktor.
Ia menyebutkan, dalam kurun waktu tersebut Pascasarjana telah melakukan pengembangan dengan hadirnya sejumlah program studi baru untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan perkembangan keilmuan.
Selain itu, proses pengembangan Program Doktor Ekonomi Islam dan Program Doktor Studi Islam juga terus berjalan setelah melalui tahapan asesmen.
Pengembangan tersebut, menurut Rektor, menjadi bagian dari komitmen UIN STS Jambi dalam merespons kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat pengembangan keilmuan Islam.
Dalam sambutannya, Rektor juga menyoroti perkembangan publikasi ilmiah di lingkungan UIN STS Jambi. Pascasarjana terus didorong untuk memperkuat tata kelola jurnal dan meningkatkan kualitas publikasi menuju pengakuan nasional maupun internasional.
Peluncuran tujuh jurnal program studi dinilai sebagai langkah penting untuk membangun ekosistem akademik yang produktif dan berorientasi pada mutu.
Rektor berharap berbagai inovasi yang dilakukan Pascasarjana dapat terus dikembangkan untuk memperkuat posisi UIN STS Jambi dalam persaingan pendidikan tinggi, baik di tingkat nasional maupun global.
Kepada para alumni, Rektor berpesan agar ilmu dan gelar akademik yang telah diperoleh tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi. Para lulusan diharapkan mampu membawa ilmu tersebut ke tengah masyarakat melalui karya, inovasi, dan pengabdian.
Rektor mengingatkan bahwa dunia terus mengalami perubahan. Oleh karena itu, alumni harus memiliki kemampuan untuk beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan berbagai tantangan global.
“Jangan berhenti setelah memperoleh gelar. Teruslah mengembangkan diri, menghadirkan inovasi dan gagasan-gagasan baru. Kemampuan untuk beradaptasi akan menentukan bagaimana kita mampu mengambil peran di tengah perubahan,” pesannya.
Rektor juga menitipkan pesan agar seluruh alumni senantiasa menjaga dan membesarkan nama baik almamater di mana pun mereka berada.
“Keberhasilan alumni adalah bagian dari keberhasilan institusi. Karena itu, kami berharap seluruh alumni dapat menjadi representasi terbaik UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi melalui integritas, profesionalitas, dan kontribusi nyata kepada masyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Rektor secara resmi membuka kegiatan Yudisium dan Pelepasan Alumni Program Magister dan Doktor ke-29 Tahun 2026 Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Yudisium ke-29 ini tidak hanya menjadi momentum pelepasan 142 alumni, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan Pascasarjana UIN STS Jambi untuk terus bertumbuh, memperkuat mutu, meningkatkan budaya akademik, serta melangkah bersama perubahan.
Para lulusan diharapkan menjadi duta almamater yang mampu menghadirkan manfaat melalui ilmu, karya, inovasi, dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, negara, dan peradaban.




























