Jambi, 28 Mei 2025 – Direktur Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi, Prof. Dr. Risnita, M.Pd., tampil sebagai narasumber dalam Stadium General yang diselenggarakan oleh Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, pada Senin (26/5). Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting.
Dengan mengusung tema “Integrasi Moderasi Beragama dalam Penulisan Disertasi: Pendekatan Konseptual dan Metodologis”, stadium general ini bertujuan untuk memberikan wawasan konseptual sekaligus pedoman metodologis kepada para mahasiswa doktoral dalam merancang dan menyusun disertasi yang relevan dengan nilai-nilai moderasi beragama.
Dalam paparannya, Prof. Risnita. menyampaikan bahwa moderasi beragama bukan hanya menjadi isu strategis nasional, tetapi juga memiliki relevansi ilmiah yang kuat dalam pengembangan ilmu keislaman, khususnya di bidang Pendidikan Agama Islam. “Penulisan disertasi tidak hanya menuntut kedalaman teori dan metodologi, tetapi juga keberpihakan pada nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Integrasi moderasi beragama adalah bentuk tanggung jawab ilmiah dan sosial kita sebagai akademisi,” jelasnya.
Lebih lanjut, beliau menegaskan pentingnya pendekatan multidisipliner dan kontekstual dalam penelitian disertasi agar menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memberi kontribusi positif dalam penguatan harmoni sosial dan keagamaan di tengah masyarakat yang plural.
Kegiatan ini diikuti antusias oleh mahasiswa S3 PAI serta para dosen pembimbing, yang turut aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Banyak peserta mengapresiasi kehadiran Direktur Pascasarjana UIN STS Jambi sebagai narasumber yang mampu memberikan perspektif baru dan aplikatif dalam mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama ke dalam penelitian ilmiah tingkat doktoral.
Dengan terselenggaranya stadium general ini, Prodi S3 PAI FTIK UIN Bukittinggi berharap dapat terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan disertasi yang tidak hanya akademis, tetapi juga berdampak nyata dalam membangun masyarakat yang inklusif dan toleran.








