Sedulur! Pascasarjana UIN STS Jambi Benchmarking ke UIN SATU Tulungagung, Perkuat Kolaborasi Akademik

Berita 5 menit baca 11 kali dilihat
Sedulur! Pascasarjana UIN STS Jambi Benchmarking ke UIN SATU Tulungagung, Perkuat Kolaborasi Akademik

Tulungagung, 30 September 2026 — Semangat persaudaraan dan kolaborasi akademik mengiringi langkah Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi dalam melakukan kunjungan benchmarking ke Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (30/9/2026).

Mengusung semangat “Sedulur”, kunjungan ini bukan sekadar agenda silaturahmi antarlembaga, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar Pascasarjana UIN STS Jambi untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan mutu akademik, memperluas jejaring kelembagaan, sekaligus belajar dari berbagai praktik baik yang telah dikembangkan UIN SATU Tulungagung.

Rombongan Pascasarjana UIN STS Jambi dipimpin langsung oleh Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Risnita, M.Pd., bersama jajaran pimpinan, pengelola, serta perwakilan program studi.

Dalam sambutannya, Prof. Risnita menyampaikan bahwa kunjungan ke UIN SATU Tulungagung telah direncanakan sejak 2025. Menurutnya, kedatangan rombongan dalam jumlah besar tersebut membawa agenda dan harapan besar untuk memperkuat hubungan kedua institusi.

“Mohon maaf karena kami membawa banyak orang. Kami datang dengan hajat besar. Rencana untuk ke UIN SATU ini sudah kami rencanakan sejak tahun 2025,” ujar Prof. Risnita.

Ia menjelaskan, terdapat empat agenda utama yang menjadi fokus kunjungan Pascasarjana UIN STS Jambi, yaitu silaturahmi, benchmarking, studi tiru, dan penguatan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

“Pertama silaturahmi, kedua benchmarking, ketiga studi tiru, dan keempat PKS. Kami ingin menyatukan dan mengikat hubungan baik, baik secara akademis maupun nonakademis,” jelasnya.

Prof. Risnita menegaskan bahwa benchmarking dilakukan bukan semata-mata untuk melihat apa yang telah dilakukan oleh UIN SATU, tetapi untuk memperoleh inspirasi, pengalaman, dan praktik baik yang dapat diadaptasi sesuai kebutuhan UIN STS Jambi.

“Kami ingin membangun dunia akademis. Kami tahu UIN SATU ini capaiannya luar biasa. Karena itu, kami ingin belajar dan mengambil praktik-praktik baik yang dapat kami kembangkan di Pascasarjana UIN STS Jambi,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran UIN SATU Tulungagung yang telah menerima dan menyiapkan rangkaian kegiatan bagi rombongan Pascasarjana UIN STS Jambi.

“Terima kasih kepada Direktur dan seluruh jajaran yang telah menyiapkan kegiatan untuk prodi-prodi kami. Ini merupakan tindak lanjut dari MoA dan PKS kita, sekaligus menjadi bagian dari upaya memenuhi IKU kami,” tuturnya.

Menurut Prof. Risnita, keberlanjutan kerja sama menjadi hal penting agar hubungan kelembagaan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi benar-benar melahirkan kegiatan akademik yang memberikan manfaat nyata.

Sementara itu, Rektor UIN SATU Tulungagung dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan Pascasarjana UIN STS Jambi.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut adalah pengembangan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Rektor UIN SATU menyampaikan bahwa minat masyarakat terhadap RPL sangat besar sehingga penyelenggaraannya perlu dipersiapkan secara matang dan dilaksanakan sesuai regulasi.

“Selamat datang di UIN SATU. Minat dari RPL sangat luar biasa. Tinggal bagaimana kita menjaga dan menjalankannya sesuai dengan regulasi,” ujarnya.

Ia menuturkan bahwa RPL selalu menjadi salah satu hal yang ditekankan dalam berbagai kesempatan. Karena itu, UIN STS Jambi didorong untuk segera mempersiapkan penyelenggaraan RPL dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku.

“Saya menyarankan UIN Jambi untuk segera. Kalau kelamaan membuka, persyaratan baru itu harus prodi unggul dan setiap semester harus dilaporkan,” katanya.

Selain kesiapan program studi, penyelenggaraan RPL juga membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam melakukan asesmen.

“Harus menyiapkan tim asesor untuk menghitung bagaimana rekognisinya dan rekognisi hasil kerjanya,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan pengalaman UIN SATU dalam menetapkan UKT bagi mahasiswa RPL.

“Untuk UKT kami terapkan grade tertinggi,” ungkapnya.

Direktur Pascasarjana UIN SATU Tulungagung menyambut baik kunjungan Pascasarjana UIN STS Jambi. Ia menyampaikan bahwa kedatangan rombongan menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan yang telah terbangun di antara kedua institusi.

“Selamat datang di UIN SATU. Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Pascasarjana UIN STS Jambi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pascasarjana UIN SATU juga memperkenalkan jajaran pengelola Pascasarjana kepada rombongan UIN STS Jambi.

Ia menegaskan bahwa tindak lanjut kerja sama menjadi bagian yang lebih penting setelah adanya kesepakatan antarlembaga.

“Tindak lanjutnya yang lebih penting. Kami telah mempersiapkan kegiatan yang bisa dilakukan oleh prodi-prodi yang melakukan kerja sama,” jelasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus mempertegas komitmen UIN SATU untuk menghidupkan kerja sama melalui kegiatan konkret di tingkat program s

Usai sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan mengenai penyelenggaraan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) oleh Koordinator Pusat (Korpus) RPL UIN SATU Tulungagung.

Sesi ini menjadi salah satu agenda utama benchmarking. Rombongan Pascasarjana UIN STS Jambi mendapatkan kesempatan untuk menggali pengalaman UIN SATU dalam mengelola RPL, mulai dari mekanisme rekognisi, asesmen, peran asesor, pengelolaan hasil kerja, hingga tata kelola administrasi penyelenggaraan RPL.

Diskusi berlangsung interaktif dengan adanya pertukaran pengalaman dan berbagai pertanyaan dari jajaran Pascasarjana UIN STS Jambi.

Bagi UIN STS Jambi, pengalaman UIN SATU tersebut menjadi bahan penting dalam mempersiapkan pengembangan RPL agar dapat dilaksanakan secara terukur, akuntabel, dan sesuai dengan regula

Kunjungan benchmarking ini menjadi momentum penting bagi Pascasarjana UIN STS Jambi untuk memperluas jejaring dan memperkuat budaya mutu melalui pembelajaran antarlembaga.

Semangat “Sedulur” tidak hanya menjadi simbol persaudaraan, tetapi juga menjadi spirit untuk membangun kolaborasi yang saling menguatkan.

Melalui silaturahmi, benchmarking, studi tiru, serta penguatan PKS, Pascasarjana UIN STS Jambi dan UIN SATU Tulungagung diharapkan dapat terus mengembangkan berbagai program bersama, baik dalam penguatan program studi, RPL, penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, maupun pengembangan mutu akademik.

Dari Jambi ke Tulungagung, dari silaturahmi menuju kolaborasi. Dari benchmarking menuju akselerasi mutu. Dari “Sedulur” menuju kerja sama yang semakin kuat.

Pascasarjana UIN STS Jambi terus bergerak, belajar, berkolaborasi, dan menghadirkan inovasi untuk membangun pendidikan tinggi keagamaan Islam yang unggul dan berdaya saing.

Bagikan:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© 2026 Pascasarjana. All Rights Reserved.