Pascasarjana UIN STS Jambi Gelar Coaching Clinic “From Research to Publication” untuk Tingkatkan Kompetensi Publikasi Ilmiah Mahasiswa
Dalam rangka meningkatkan kemampuan akademik dan produktivitas publikasi mahasiswa, Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menyelenggarakan kegiatan Coaching Clinic Penulisan Artikel Ilmiah bertajuk “From Research to Publication”, yang berlangsung pada Selasa 21 Oktober 2025 di Ruang Sidang Promosi Doktor Pascasarjana UIN STS Jambi.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur Pascasarjana, Dr. Abdul Halim, M.Ag, yang hadir mewakili Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Risnita, M.Pd. Dalam sambutannya, Dr. Abdul Halim menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis Pascasarjana dalam mendorong mahasiswa agar mampu menulis dan mempublikasikan hasil risetnya di jurnal bereputasi.
“Publikasi ilmiah tidak hanya menjadi syarat akademik, tetapi juga bagian dari tanggung jawab intelektual mahasiswa pascasarjana untuk menyebarluaskan hasil penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat dan pengembangan ilmu,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Dr. Yuliatin, M.HI, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi di Pascasarjana. Ia menekankan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan budaya riset dan publikasi di lingkungan Pascasarjana UIN STS Jambi.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya mampu melakukan penelitian, tetapi juga dapat menuliskannya dengan baik dan mempublikasikannya pada jurnal yang kredibel. Inilah langkah nyata untuk memperkuat tradisi akademik yang produktif,” tutur Dr. Yuliatin.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Dr. Abdul Qodir Zaelani, M.A. dan Ghina Nabilah Effendi, S.Sos., M.I.P
Dalam pemaparannya, Dr. Abdul Qodir Zaelani, M.A. membahas secara mendalam tentang kiat-kiat menulis artikel untuk jurnal bereputasi Scopus serta strategi praktis dalam menerbitkan artikel di jurnal internasional. Ia menjelaskan pentingnya memilih topik yang relevan, memperhatikan struktur artikel ilmiah sesuai standar Scopus, serta memahami etika publikasi dan proses peer review.
“Menulis untuk jurnal Scopus membutuhkan konsistensi, orisinalitas, dan keberanian untuk menempatkan riset kita dalam konteks global. Kuncinya adalah fokus pada novelty dan kontribusi ilmiah,” ungkapnya.
Sesi berikutnya diisi oleh Ghina Banilah Effendi, M.I.P., yang membahas secara rinci mengenai bagian-bagian penting dalam penyusunan artikel ilmiah, mulai dari judul, abstrak, pendahuluan, tinjauan pustaka, metodologi, hasil dan pembahasan, hingga kesimpulan dan daftar pustaka. Ia menekankan pentingnya coherence dan academic tone dalam setiap bagian agar artikel layak diterbitkan.
“Setiap bagian artikel harus saling terhubung dan membentuk argumen ilmiah yang kuat. Penulis harus mampu menjelaskan mengapa penelitian dilakukan, bagaimana dilakukan, dan apa kontribusinya,” jelas Ghina.
Kegiatan coaching clinic ini berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab dan pendampingan langsung terhadap artikel mahasiswa. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan seputar strategi publikasi, pemilihan jurnal, dan teknik penulisan akademik yang efektif.
Sebagai penutup, Dr. Yuliatin menyampaikan apresiasi kepada para pemateri dan seluruh peserta yang berpartisipasi aktif. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa pascasarjana untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan berdaya saing global.

